Jumat, 30 Agustus 2013

Hjirah Perubahan

Hijrah #Perubahan

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

"…Sesungguhnya ALLAH tidak mengubah keadaan Sesuatu Kaum hingga mereka mengubah keadaan yg ada pada diri mereka sendiri…”
(QS. Ar-Ra’d: 11).

Pada ayat di atas, ALLAH menerangkan bahwa Allah SWT tidak mengubah suatu Nikmat, Kebaikan & Kesejahteraan suatu Kaum hingga mereka sendiri yg mengubah Keadaan mereka dgn Kekafiran, Kemaksiatan atau ketidak Syukuran terhadap Nikmat.

Ayat ini semakna dgn firman-Nya, "(Siksaan) yg demikian itu adalah karena Sesungguhnya ALLAH sekali-kali Tidak akan mengubah sesuatu Nikmat yg telah DIA anugerahkan kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa2 yg ada pada Diri Mereka Sendiri & sesungguhnya Allah SWT Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
(QS. Al-Anfâl: 53),

Dan musibah apa saja yg Menimpa Kalian maka itu diSebabkan oleh Perbuatan Tangan Kalian Sendiri & ALLAH Memaafkan Sebagian Besar (kesalahan-2 kalian).
(QS. Asy-Syûrâ: 30).
[Tafsir Adhwâ`Al-Bayân].

Demikian pula sebaliknya, apabila Penduduk Negeri mengubah KeMaksiatan, KeMusrikan, pada diri2 mereka dgn beralih kpd KeTaatan, Allah SWT akan Mengubah Kesengsaraan mereka menjadi Kebaikan, Kesejahteraan & Rahmat.
[Tafsir As-Si’dy].

“…hingga mereka mengubah keadaan yg ada pada diri mereka sendiri.” Perubahan harus Bermula dari Diri Sendiri, Bukan Bermula dgn Mengeritik (meremehkan/ merendahkan, sombong) Orang Lain & Melupakan diri sendiri yg Bergelimang dgn Dosa2 dan Pelanggaran-2.

Marilah kita melakukan Hijrah yg Bermula dari Diri Sendiri.
Harapkan Perubahan dgn Banyak Menangisi:'(Dosa, Memperbaik KeSalahan, MeLuruskan KeImanan & MemperIndah Amalan.

"For Things To Change I Must Change First"

www.facebook.com/HatiAllah
www.HatiAllah.blogspot.com


Islam itu Indah dan Ramah,
@HatiAllah
hatiallahinfo@yahoo.com
pin:2ABA7EC7

*) Semoga bermanfaat, silahkan berbagi & insya Allah berkah

Kamis, 29 Agustus 2013

Tawakal

Tawakal...

Berserah kepada kehendak Allah SWT dengan segenap hati percaya kepada Allah SWT dalam pembelajaran kehidupan (ujian, cobaan, musibah) yang diberikan olehNYA.

Tawakal perlu didampingi dengan istiqomah (usaha secara konsisten persisten) dan ibadah (sholat, doa dll).

Berusaha-istiqomah, beribadah dan tawakal merupakan rangkaian kegiatan menuju apa yang di harapkan diri.

Bersyukurlah dengan apa yang sudah di miliki saat ini dan titiplah semua apa yang diharapkan hanya kepada Allah SWT.


Insya Allah terkabulkan berdasarkan pertimbangan terbaik (kapan waktunya) dari Allah SWT.
Aamiin YRA.

www.facebook.com/HatiAllah

Islam itu Indah dan Ramah
@HatiAllah

*) Semoga bermanfaat, silahkan berbagi & insya Allah berkah

Selasa, 27 Agustus 2013

Tersenyum

Tersenyumlah...

اِبْـتَسِمْ عِنْدَمَا تَذْهَبُ إلَى عَمَلِكَ.. فَالكثِـيْرُ مَا زَالَ يَـبْحَثُ عَنْ وَظِيفَة
(Ibtasim 'indamaa tadzHabu ilaa 'amalika.. Fal-katsiiru maa zaala yabhatsu 'an wazhiifatin)

Tersenyumlah ketika Anda ingin pergi ke tempat kerja Anda.. Karena masih banyak orang yang sedang mencari suatu pekerjaan.
اِبْـتَسِمْ, لأَنَّـكَ بِصِحَّةٍ وَعَافِيَةٍ.. فَهُـنَاكَ مِنَ الْمَرْضَى مَنْ يَـتَمَنَّى أَنْ يَشْتَـرِيَهَا بِأَغْلَى الأَثْمَان
(Ibtasim, lianna-ka bi shihhatin wa 'aafiyah.. Fa-Hunaaka minal mardhoo man yatamannaa an yasytariya-Haa bi-aghlal atsmaan)

Tersenyumlah, karena Anda sehat wal 'afiat. Karena disana ada orang sakit yang berharap dapat membeli kesehatan dengan harga yg mahal.
اِبْـتَسِمْ, لأَنَّـكَ حَيٌّ تُرْزَقُ.. فَالأَمْوَاتُ يَـتَمَنَّوْنَ الْحَيَاةَ ليَعْمَـلُوْا صَالحًا
(Ibtasim, lianna-ka hayyun turzaq.. Fal amwaatu yatamannawnal-hayaata li ya'maluu shoolihan)

Tersenyumlah, karena Anda masih hidup dan mendapat rezeki ..
Karena mereka yg sudah mati berharap ingin hidup untuk melakukan amal sholeh.

اِبْـتَسِمْ, لأَنَّـكَ أَنْتَ هُوَ أَنْتَ.. وَغَيْرُكَ يَـتَمَنَّى أَنْ يَكُوْنَ هُوَ أَنْتَ
(Ibtasim, lianna-ka anta Huwa anta.. Wa ghoiru-ka yatamanna an yakuuna Huwa anta)

Tersenyumlah, karena Anda adalah Anda.. Sementara orang lain berharap ingin dirinya menjadi seperti Anda.
اِبْـتَسِمْ وَاحْمَدِ اللَّهَ لأَنَّـكَ مُسْلِمٌ.. فَغَيْرُكَ فِي الكُفْرِ وَالضَّلاَلَة
(Ibtasim wahmadillaaHa lianna-ka muslimun.. Fa-ghoiru-ka fil-kufri wad-dholaalah)

Tersenyumlah dan bersyukurlah kepada Allah karena Anda seorang Muslim.. Karena selain Anda ada yg berada dalam kekafiran dan kesesatan.
اِبْـتَسِمْ, فَسُبْحَانَ مَنْ جَعَلَ تَبَسُّمَكَ في وَجْهِ أَخِيْكَ لَكَ صَدَقَة
(Ibtasim, fa-subhaana man ja'ala tabassuma-ka fii wajHi akhii-ka laka shodaqoh)

Tersenyumlah, karena Allah SWT menjadikan senyumanmu kepada saudaramu sebagai sedekah.  .
www.facebook.com/HatiAllah

Islam itu Indah dan Ramah
@HatiAllah

Minggu, 25 Agustus 2013

LIFE BEGINS AT FOURTY (40)

LIFE BEGINS AT FOURTY (40)
Hidup dimulai saat usia 40.

Benarkah demikian?

Al-Khalil bin Ahmad berkata,             ”Manusia yg paling sempurna akal dan pikirannya adalah apabila telah mencapai usia 40 tahun. Itu adalah usia, di mana pada usia tsb Allah mengutus Nabi Muhammad Saw“. (Lihat: al-Wafyat A'yan, Ibnu Khalkan: 2/245)

Lalu Imam Al-Syaukani berkata,
”Allah tidak mengutus seorang Nabi kecuali jika telah mencapai umur 40 tahun“.
(Tafsir Fathul Qadir: 5/18)

Kenapa harus 40 tahun?

Ibrahim al-Nakhai berkata,
”Bahwa jika seseorang sudah mencapai umur 40 tahun dan berada pada suatu perangai tertentu, maka ia tidak akan pernah berubah hingga datang kematiannya“.
(Al-Thabaqat al-Kubra: 6/277)

Maksudnya adalah, bila sahabat mengawali umur 40 dgn kebaikan insya Allah kelak akan mengakhirinya dgn kebaikan pula, begitu pula sebaliknya, apabila usia 40 masih dalam perangai yg buruk maka akan begitu terus sampai akhir hayat, kecuali Allah memberikan hidayah kepadanya.

Subhanallah...
Kita berada dalam posisi yang mana, baik atau buruk?

Ternyata di dalam Al Qur'an pun ada dan sekaligus menjadi bacaan doa bagi yg telah memasuki umur 40 thn,
Allah SWT berfirman:

حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

”Sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa :
Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yg telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yg sholeh yg Engkau ridhoi, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang2 yg berserah diri“.
(QS. Al-Ahqaf: 15)

www.facebook.com/HatiAllah

Islam itu Indah dan Ramah,
@HatiAllah

Ujian dan Cobaan

Ujian dan Cobaan

Saudaraku Tidak ada karang yang keras, tanpa ada ombak yang menghantamnya, tidak akan ada pelangi yg indah, tanpa ada badai sebelumnya.

Begitulah gambaran akan #Ujian dan #Cobaan, takkan ada pelajaran dan hikmah yg dapat dipetik, tanpa ada ujian dan cobaan.

Besarnya cobaan dan ujian yg datang, merupakan hadiah dari Allah untuk orang-orang yang tinggi keimanan.

Jangan jadikan cobaan sebagai beban kepenatan, akan tetapi jadikan cobaan sebagai batu loncatan, agar dapat melesat kedepan semua pasti akan ada jalan, jawaban serta pertolonganNya.

Allah SWT tidak akan menguji seorang hamba diluar kemampuan.
Maka Sabar dalam pedihnya cobaan adalah kuncinya, berlari meninggalkan takkan mampu menyelesaikan masalahnya.

Mari menempa diri kepribadian dengan menghadapi ujian yang diberikan untuk membentuk pribadi yang kuat, tangguh dan penuh dgn ketakwaan.

Allah SWT berfirman :
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang) dialami orang-orang sebelummu ? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam goncangan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang bersamanya bilakah datang pertolongan Allah ? Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah amatlah dekat."
(TQS. Al-Baqarah : 214)

www.facebook.com/HatiAllah

Ramadhan penuh berkah,
@HatiAllah

*) Semoga bermanfaat, silahkan berbagi & insya Allah berpahala

Menuntut Ilmu

Menuntut Ilmu_2

Ilmu...
"Rasulullah SAW sang Kota Ilmu- ana madinatul Ilm wa ali babuha"

Rasulullah bersabda:
Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim maka carilah dari sumbernya, dan ambillah dari ahlinya maka sesungguhnya :
* Mengajarkannya merupakan kebaikan
* Menuntutnya merupakan ibadah
* Mengulanginya merupakan tasbih
* Mengamalkannya merupakan jihad.
* Mengajarkannya kepada orang yang belum tahu merupakan sadaqah
* Memberikannya kepada ahlinya dpt mendekatkan kepada Allah SWT.

Karena ilmu merupakan "stasiun" antara :
* halal dan haram
* menara jalan surga
* penyejuk dalam kegalauan
* teman dalam keterasingan
* teman bicara dalam kesepian
* penunjuk suka dan duka,
* senjata untuk para musuh
* hiasan dalam kesepian.

Sesungguhnya ilmu pengetahuan adalah :
* lentera hati dari kebodohan,
* sinar mata dari kegelapan,
* penguat tubuh yang lemah,
* pengantar hamba untuk sampai ke tempat2 kebaikan dan majelis2 kebaikan, tingkat tertinggi di dunia dan di akhirat.

Mengulanginya sama dengan puasa. Mempelajarinya sama dengan shalat, dengannya taat dan beribadah kepada Allah, dengannya bersilaturrahim, dengannya tahu halal dan haram.

Ilmu adalah imam yang adil.  Amal akan mengikutinya. Allah akan memberikan ilmu kepada mereka yang bahagia bukan mereka yang sengsara. Maka berbahagilah seseorang yang tidak dilarang oleh Allah untuk mendapatkan "warisan" yang paling mulia itu.

Subhanallah...
Selalu menuntut ilmu agar menjadi orang yang bertaqwa.

www.facebook.com/HatiAllah

Islam itu Indah dan Ramah,
@HatiAllah

*) Semoga bermanfaat, silahkan berbagi & insya Allah berpahala