Senin, 19 Agustus 2013

Ber-Teman

BerTeman

Imam Ali bin Abi Thalib as berkata :
“Idza ardzallahu ‘abdan hazhara ‘alayhi al-ilma.”
“Jika Allah merendahkan seorang hamba niscaya Dia tidak menganugerahkan kepadanya ilmu pengetahuan.”

“Bilamana anda ingin berteman dengan seseorang maka buatlah dia marah terlebih dahulu, jika ternyata dia bertindak adil, maka bertemanlah dengannya, namun jika dia tidak bersikap adil saat dia marah, maka tinggalkanlah dia”

“Apabila anda ingin mengetahui tabiat seseorang, maka berkonsultasilah dengannya. Dengan demikian anda akan mengetahui apakah dia seorang yang bijak, sekaligus mengetahui kebaikan dan kejahatannnya.”

“Apabila anda tidak memerlukan sesuatu maka tinggalkanlah, dan ambillah apa yang anda perlukan.”

www.facebook.com/HatiAllah

Islam itu Indah dan Ramah
@HatiAllah

*) Semoga bermanfaat, silahkan berbagi & insya Allah berpahala

Rumahku Syurga

Rumahku_Syurgaku

1. Rasulullah SAW bersabda:

«مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ، أَوْ أَصْغَرَ، بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ»

"Barang siapa yg membangunkan sebuah masjid karena Allah, walaupun sekecil tempat bertelurnya burung Dara pasir, atau yg lebih kecil, niscaya Allah akan membangunkan untuknya rumah di surga".
(HR Ibnu Majah, dishahihkan oleh Albani, Shahih Jami' no: 6128).

Sesuatu yg kecil akan menjadi besar & dahsyat karena niat & tujuan yg baik & luhur.

2. Membaca surat Al Ikhlas sebanyak 10 kali.

Kalau mungkin kita tidak bisa melakukan kedua hal di atas, masih ada amalan lain yg bisa dilakukan; Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam bersabda:

«مَنْ قَرَأَ { قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ } عَشَرَ مَرَّاتٍ بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِيْ الجَنَّةِ» .

"Barang siapa yg membaca surat (Qul Quwallahu Ahad) sebanyak sepuluh kali, niscaya Allah akan membangunkan untuknya rumah di surga".
(HR Ahmad, dishahikan Albani, Sohihil Jami' no: 6472).

Subhnallah,  sebuah amalan yg sangat ringan dg ganjaran yg begitu indahnya, akan tetapi hal ini tetap membutuhkan keikhlasan.

3. Bersabar & memuji Allah tatkala mendapat musibah meninggalnya buah"hati" (anak)

Perkara yg satu ini membutuhkan perjuangan yg sangat berat, namun akan mudah bagi org-org yg beriman dg takdir Ilahi, semua yg terjadi sudah menjadi kehendak sang Pencipta yg Maha kuasa, semua pasti mengandung hikmah yg agung.

Sedih boleh, tapi jangan larut dalam samudra kesedihan, masih banyak tugas & kewajiban yg harus diselesaikan, yg meninggal sudah lebih dahulu terlepaskan dari beban dunia. Sementara yg hidup masih banyak tanggungan yg harus segera dikerjakan.

www.facebook.com/HatiAllah

Islam itu Indah dan Ramah
@HatiAllah

*) Semoga bermanfaat, silahkan berbagi & insya Allah berpahala