Sesungguhnya terdapat #dosa yang tidak dapat ditebus oleh #sholat juga oleh #sodaqoh.
Lalu ditanyakan : apa tebusannya ya rasulullah?
Beliau menjawab :
“Tekad dalam mencari kehidupan”.
(Bihaarul Anwar, juz 73, hal. 157)
“Masa-masa lapar akan menghapus masa-masa yang digunakan berbuat dosa”.(Biharul Anwar, juz 67, hal. 244)
“Termasuk di antara cara menebus dosa adalah dengan cara #menolong orang kesulitan dan melapangkan orang tercinta petaka”.(Biharul Anwar, juz 75, hal. 21)
Jika Allah menguji seorang hamba, maka jatuhlah dosa-dosanya sesuai dengan sakitnya.
“Jika seorang berbuat dosa akan tumbuh #titik_hitam pada hatinya, dan jika ia bertobat titik itu akan hilang, dan jika dosanya bertambah, titik tersebut juga bertambah, sehingga ia tidak akan bahagia selamanya”. (Biharul Anwar, juz 73, hal. 327)
“Allah tidak memberikan suatu nikmat pada seorang hamba sedikitpun, lalu ia menahannya, kecuali karena dosa yang ia perbuat sehingga ia berhak ditahan rezkinya”.(Biharul Anwar, juz 73, hal. 339)
“Sungguh seorang hamba yang melakukan suatu dosa yang lantaran itu rezekinya terhalang darinya”.
(Biharul Anwar, juz 73, hal. 318)
Penebusan dosa dapat dilakukan dengan #taubat yang sempurna (taubat nasuha).
Taubat pada dasarnya cukup dengan menyesali dan mengakui dosa-dosa yang telah dilakukan dan tentu saja bertekad untuk tidak mengulanginya lagi.
Dengan taubat yang sungguh-sungguh segala dosa dan kesalahan yang berhubungan dengan diri dan Tuhan akan diampuni, kecuali syirik dan segala sesuatu yang berhubungan dengan manusia.
Dosa kepada #sesama tidak akan diampuni selama yang bersangkutan tidak #meminta_maaf dan meminta keridhaan dan mengembalikan hak-haknya yang dilanggar atau dirampas.
BM syiar: #92
www.facebook.com/HatiAllah
Islam itu Indah dan Ramah
@HatiAllah
Islami Support Services
*) Semoga bermanfaat, silahkan berbagi & insya Allah berkah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar